Minggu, 22 Mei 2016

Cara Memelihara Kelomang

KELOMANG DAN CARA MEMELIHARANYA
Kelomang atau umang-umang banyak dijual di indonesia sebagai hewan peliharaan. Cangkangnya yang unik dan beragam membuat banyak orang tertarik untuk memelihara kelomang. Namun, sebagian besar pemelihara kelomang kurang paham bagaimanan cara pemeliharaan kelomang yang baik. Perawatan kelomang yang kurang tepat dapat mengakibatkan kelomang menjadi sakit bahkan mati.

Sebelum anda memutuskan untuk memelihara kelomang, anda perlu memikirkan biayanya. Harga kelomang memang tergolong murah, namun anda harus mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar untuk menyediakan kandang kelomang beserta kelengkapannya. Berbagai kelengkapan yang dibutuhkan untuk memelihara kelomang dengan optimal antara lain adalah sebagai berikut.

Kandang
Kandang untuk kelomang yang sering dipakai adalah aquariun (bisa dari kaca maupun plastik). Lebih disarankan untuk menggunakan aquarium yang memilki tutup. Aquarium dengan tutup memiliki suhu dan kelembaban yang lebih terjaga dibanding yang tidak memiliki tutup. Ini juga dapat membantu mengurangi lumut dan kuman bakteri yang dapat menyebabkan penyakit dan juga kematian pada kelomang, sering ditemui dengan bau musty dan bau pesing amonia.

Substrate
Bahan yang dapat anda gunakan sebagai substrat antara lain; pasir pantai yang telah dibersihkan, pasir bebas silica, batu batuan sungai, hancuran pasir koral laut, calci sand dan pasir lainnya yang aman untuk kelomang. Pastikan bahwa ketinggian substrat cukup untuk kelomang mengubur diri. Ketebalan substrat kira-kira dua kali ukuran kelomang.

Under Tank Heater
Heater berfungsi untuk menjaga kehangatan aquarium dan substrat. Pemanas yang digunakan adalah pemanas khusus untuk hewan kecil dan reptil. Anda memerlukan thermostat untuk mengatur kehangatan pasir dalam aquarium jika pemanas buatan ini dapat melebihi 26 C.


Thermometer dan Hygrometer
Thermometer digunakan untuk memantau suhu aquarium. Hal ini penting untuk mengetahui apakah suhu di dalam aquarium sudah optimal atau belum. Hygrometer digunakan untuk memantau kelembaban dalam aquarium. Seperti suhu, kelembaban juga sangat penting. Jika kelembaban turun dan udara menjadi kering, kelomang anda akan mengalami kesulitan bernafas dengan insangnya. 

Tempat pakan dan Pakan yang diberikan
Tempat pakan untuk kelomang dapat menggunakan mangkuk kecil yang tidak terbuat dari logam. Sediakan tiga buah mangkuk. Untuk tempat makan, tempat minum (air tawar), dan utuk tempat air asin. Di dalam tempat minum berilh sponge laut alami sebagai pengatur kelembaban dan mengurangi tumpahan.

Kelomang anda telah terbiasa makan berbagai makanan dan membutuhkan campuran makanan daging dan sayuran seperti pellet, makanan pokok yang kering yang tidak habis cepat seperti makanan segar yang mereka butuhkan secara rutin. Contoh makanan dapat mangkok dengan hancuran pellet Aussie Hermit Crab Pellets, ditaburi dengan makanan tropis dan kerang scallop dengan makanan segar seperti anggur, beras, ikan atau sayuran. Coba mengganti makanan dan beri dalam porsi kecil untuk menghindari busuk.

sumber : http://tipspetani.blogspot.co.id/2013/07/kelomang-dan-cara-memeliharanya.html

1 komentar: